Langsung ke konten utama

tips memilih alat kesehatan


"Banyaknya varian alat kesehatan yang beredar dipasaran menjadikan para konsumen mudah memilih sekaligus harus berhati-hati dan selektif. peralatan kesehatan bisa digolongkan kedalam dua golongan :

1. alat kesehatan untuk kalangan terbatas ( rumahsakit, profesi kesehatan) yang dibutuhkan kemampuan khusus dalam pengoperasiannya.
contoh : Ultrasonografi (USG), X-Ray, dll.
2. Alat kesehatan untuk masyarakat awam ( pribadi, rumah tangga, dll) biasanya tidak dibutuhkan ketrampilan khusus dalam pengoperasiannya.
Contoh: kursi roda, termometer, dll.

Bagi masyarakat awam diluar profesi kesehatan, ada beberapa tips dalam memilih alat kesehatan, antara lain :
1. Tentukan tujuan dan fungsi dari pembelian alat kesehatan, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan petugas kesehatan, agar alat kesehatan yang kita beli tidak sia sia.
2. Cari informasi selengkap mungkin perihal alat yang akan kita beli.Informasi bisakita dapatkan dari media masa, atau orang yang pernah menggunakan alat sejenis.
3. Memilih merk alat kesehatan. Mayoritas produk alat kesehatan yang resmi sudah terstandarisasi depkes. tinggal melihat kemampuan keuangan kita. Produksi cina dan produk dalam negeri relatif jauh lebih murah dibanding produk Eropa,Amerika dan jepang. Dan kualitasnyapun jelas lebih rendah karena menyangkut teknologi, material,dll.
4. Setelah anda memilih, sebaiknya tanyakan kepada penjualnya perihal garansi, cara operasional alat, cara perawatan, seluk beluk lainnya.

Sebenarnya tips tersebut hampir mirip dengan tips kalau kita memilih barang keperluan sehari hari, tetapi karena alat kesehatan berkaitan langsung dengan keselamatan seseorang, maka kita juga harus lebih berhati-hati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

perawatan alat bantu dengar ( ADB/ Hearing Aid)

banyak para pengguna alat bantu dengar (ADB) kurang memahami bagaimana cara perawatan ADB yang selalu mereka gunakan.Perawatan alat yang kurang tepat menjadikan alat ADB tidak berfungsi optimal. kotoran yang melekat pada permukaan bahkan menumpuk bisa menurunkan sensitifitas alat terhadap suara. berikut tips perawatan alat bantu dengar yang bisa dilakukan 1. Simpan ditempat kering/ dalam kotak terbuka bila tidak digunakan dan jangan letakkan ditempat panas atau basah 2. Lakukan pengecekan rutin terhadap baterei. pengecekan akurat bisa menggunakan battery tester. Bila sudah lemah maka ganti dengan yang baru dan sesuai dengan spesifikasi alat. Kemudian logam pada kontak batere dibersihkan dengan cotton buds 3. Periksa secara berkala pada bagian lubang ear mould. Bersihkan dengan wax hook 4. Keringkan pipa dengan air puffer sederhana sekali !

perawatan ekg

ecg ( electro cardio graph) adalah alat perekam gelombang listrik jantung. dengan alat ini bisa diketahui gambaran normal dan abnormal sampai dengan kondisi patologis jantung manusia. berkembangnya teknologi muncul berbagai spesifikasi ecg yang semakin canggih. ada alat yang mampu membuat analisa dari hasil rekaman jantung seseorang bahkan ada jenis yang mampu merekam gambaran gelombang listrik jantung janin yang masih berada dalam kandungan sang ibu. sebagaimana peralatan elektronik pada umumnya ecg juga perawatan secara konsisten dan dengan prosedur tertentu supaya tetap awet dan hasil dari rekaman jantung menjadi maksimal. berikut tahapan perawatan alat ECG 1. Perawatan saat pengunaan 2. perawatan saat alat mati bersambung....

termometer badan digital ! perlukah anda menyediakannnya dirumah?

Bentuknya yang kecil nan mungil dan kadang berada ditempat yang tidak sedap, sehingga banyak orang mengabaikan alat ini. Padahal kalau kita perhatikan banyak fungsinya. dialah "termometer" "Saat anda periksa ke dokter atau ke sebuah klinik, selain ditanya keluhan sakit anda akan diukur tanda tanda vital. diantara tanda vital adalah suhu badan. Temperatur badan akan diukur dengan termometer walaupun anda tidak merasakan peningkatan suhu tubuh. perubahan suhu badan menjadi salah satu indikator adanya gangguan dalam sistem tubuh manusia. Suhu normal tubuh manusia dewasa berkisar 35,5-37,5 C. bila suhu melebihi 37,5C kita akan merasakan demam. Sedangkan demam bisa diakibatkan kurangnya cairan tubuh, adanya infeksi, dll. Sehingga pengukuran suhu tubuh menjadi hal yang penting dalam screening penyakit. karenanya Saat ada anggota keluarga kita yang menderita demam,biasanya kita memegang keningnya untuk mendeteksi demam. Padahal Mengukur suhu tidak bisa kita lakukan hanya denga...